Malam, sampaikan rinduku padanya

Jika rindu ini kuat dan bertahan untuknya, berikan kesempatan yang terbaik.. 

Jika rindu ini tak kuat, lemah dan tidak bertahan lama berikan tanda agar rindu ini dapat tetap melekat pada dia.. 

Hai, gmna kabarmu? Kedepan.. apakah engkau masih membutuhkanku? 

Aku disini sangat merindu, kesepian, kecewa, bahkan tidak sempat merasakan bagaimana ketulusan yang ku berikan untukmu dapat bertahan lama.. 

Berikan aku kesempatan untuk beberapa kali jika rindu ini datang kembali.. 

Mengenang yang sudah dan kembali menceritakan yang sudah.. 

Namun, apabila rindu ini tak disampaikan malam ini berikan tanda jika aku tak mampu memberikankannya kekuatan untuk mampu dibelakangmu.. 

Karena yang pasti dan terbaik akan indah pada waktunya.. 

Malam, hari ini aku sendiri.. sendiri memikirkan bagaimana rinduku kelak akan bertahan padanya.. 

Aku tidak berharap lebih, aku cuman ingin menjadi rindu yang mampu menjadikannya hangat dan menemani di saat kegelapannya.. 

Inikah yang terbaik, aku tak tau.. namun jika rindu ini tetap tidak bertahan lama.. 

Aku ingin memberikan salam padanya, titip dia dan jaga dia berikan dia kesempatan untuk tetap menikmati hangatnya rindu dariku ataupun dari rindu yang ada.. 

Semacam kangen tapi tak bisa diobati.. 

Kini.. sajak ini atau puisi malam ini 

Ungkapan terakhir dariku untuk rindu yang ku titipkan padanya.. 

Bahwa aku tak akan merindukannya lagi 

Karena malampun sudah tau dan berjanji bahwa menyampaikan salam rinduku padanya 

Dan janji pada waktulah yang aku pegang dan aku ingat untuk menjadikan ku kuat di hari esok tanpa kekuatan rinduku padanya 

Sekian- dariku yang tak mampu menjagamu sampai sekuat hatiku untuk rinduku padamu.. 

-aflaha/sabtu 29 juli 2017/0:46

Sembari menunggu

kulihat, awan tengah bersinar di kegelapan mendung. Karena cahayanya terlihat dari pancaran sinar matahari

Ketika awan itu mulai kembali seperti semula, di keadaan tak bersinar dan kembali seperti kemarin. Aku tak biasa mengungkapkannya sebagai ungkapan rasa syukur 

Sehingga aku melihat beberapa mentari yang tak kunjung kembali untuk memberikan pesan kepadaku

Aku menunggu tetapi aku tidak tau layaknya aku menunggu disore hari, tak ada tanda ia pun datang 

Aku tak berharap semuanya akan kembali seperti semula tapi aku berharap awan yang diselimuti mendung itu bisa kudekap dan kurayu agar ada seseorang yang bisa menjagaku

Kemarin, besok, hingga kapan pun sampai ia inginkan itu 

Aku ingin bertemu dengan mentari tersebut lalu aku berkata padanya, bahwa aku ingin bertatapan muka supaya aku bisa memberikan kegelisahanku dan bercerita kepadanya

Lewat sebuah arti kata.. 
Awan mendung, pergilah.. jangan kau datang kembali untuk memberikanku beberapa tanda yang tak ku mengerti, seperti keadaanku yang tak kunjung sembuh karenanya 

-aflaha/23:26/25 juli 2017-

Perhatian Hilang Setelah Umur Bertambah

(Versi puisi) 

Yang kini ada yang kini hilang, ketika bertambahnya usia semenjak itu aku belajar dewasa untuk memahami bagaimana pahitnya hidup 

Tak kurasakan harmonis yang dulu secara perhatian namun perlahan kini menjauh menjadi jarak 

Tak henti-hentinya setiap malam aku menangis apabila teringat betapa indahnya yang dulu ada 

Tertawa bersama, dan sangat lekat karena sering bercerita dan saling melengkapi 

Mungkin ini hidup teman, yang namanya roda tidak selalu diatas melainkan mencoba akan kembali ke atas 

Karena yang  lain terlah masuk kembali ke arah dimana dia dan orang terdekatku menjadi jauh.. 

Karena kesibukan dan tidak menyempatkan waktulah kesalahan ku karena aku telah jauh dari orang terdekatku

Maka bagaimanakah cara untuk aku mengembalikan waktu seperti semula?  Ya hanya bersabar dengan waktu dan mencoba mengembalikan semua seperti semula.. 
Teruntuk orang tuaku 

(Ini keinginanku supaya beliau berdua dapat menjadi seperti dulu) 

Perasaan was-was 

Assalamualaikum, bagaimana kabarnya sahabat setia pembaca blog.  Maaf lama sekali tidak lama upload karena sedang dan sangat sibuk dengan jadwal perkuliahan di semester akhir.  Iyaa pada saat ini tanggal 8 februari 2017. Pada jam 23: 50 malam-malam posting blog ya.  Karena gabut sekali tidak ada kerjaan.  Ya, kali ini memang gabut.  Karena perasaan gak enak, was-was dan memang ada hal yang sangat dipikirkan.  Yaitu semester akhir yang nantinya dipertanggungjawabkan dengan skripsi.  Oh, ya allah sangat sulit sekali dengan move on yang namanya tugas akhir.  Aku antara dilema sekali untuk memikirkan hal tersebut.  Yaa, ingin mengerjakan ta tapi nyatanya hati berkata lain.  Dimana hati cuman bisa diam dan gak bisa ngerjakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Tapi pikiran memikirkan tugas tersebut bener-bener dilema sahabat.  Tetapi, semoga allah meridhoi langkahku untuk segera mengerjakan tugas tersebut dengan niat lillahi ta’ala karena allah, karena ingin aku dedikasihkan tugas akhir tersebut untuk mbah yang terakhir kali aku temani.  Dimana disaat hari terakhir nya.  Yaa semoga allah meringankan jalanku untuk segera menyelesaikan magangku dan segera mempunyai gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S. KM) soon 2017 (Oktober) 

[Artikel Kesehatan] Analisis Media Promosi Kesehatan Poster Tujuh Langkah Mencuci Tangan

(Gambar Tujuh Langkah Mencuci Tangan)

Media promosi kesehatan adalah media atau alat peraga dalam promosi kesehatan dapat diartikan sebagai alat bantu untuk promosi kesehatan yang dapat dilihat, didengar, diraba, dirasa atau dicium, untuk memperlancar komunikasi dan penyebar-luasan informasi. Tujuan dari media promosi kesehatan menurut (Notoatmodjo,2005) diantaranya adalah media dapat mempermudah penyampaian informasi, media dapat menghindari presepsi, dan dapat memperjelas informasi. Sedangkan pengertian poster adalah sehelai kertas atau papan yang berisikan gambar-gambar dengan sedikit kata-kata. Dengan makna yang jelas artinya, tepat pesannya dan dapat dengan mudah dibaca pada jarak kurang lebih 6 meter. Poster biasanya ditempelkan pada suatu tempat yang mudah dilihat dan banyak dilalui orang misalnya di dinding balai desa, pinggir jalan, papan pengumuman, dan lain-lain. Poster terutama dibuat untuk mempengaruhi orang banyak, memberikan pesan singkat. Karena itu cara pembuatannya harus menarik, sederhana dan hanya berisikan satu ide atau satu kenyataan saja. Poster yang baik adalah poster yang mempunyai daya tinggal lama dalam ingatan orang yang melihatnya serta dapat mendorong untuk bertindak. Sehubungan dengan media tersebut seharusnya media poster harus memiliki beberapa kriteria atau ciri sehingga informasi tersebut dapat dimaknai untuk dibentuk prilaku yang mengubah masyarakat itu sendiri agar lebih baik. Poster yang diambil adalah satu satu contoh poster tujuh langkah mencuci tangan di rumah sakit gigi dan mulut Universitas Jember. Poster tersebut diambil dikarenakan untuk dianalisis lebih lanjut efektifitas media tersebut bagi orang yang akan membaca dan sudah membaca media poster tujuh langkah mencuci tangan.

Pembahasan dan analisis permasalahan

Poster dapat menjadi sarana iklan, pendidikan, propaganda, dekorasi dan bisa pula berupa salinan karya seni terkenal. Pada poster cuci tangan ini mempunyai fungsi yaitu sebagai pendidikan,karena poster ini berisikan tentang cara mencuci tangan dengan tujuh langkah cuci tangan dengan baik. Jika dianalisis berdasarkan syarat-syarat poster ada beberapa syarat pada poster cuci tangan ini yang tidak terpenuhi,mengingat beberapa syarat poster adalah sederhana, menyajikan satu ide dan untuk mencapai satu tujuan pokok , berwarna, slogan ringkas, tulisan jelas dan dapat dibaca 1-2 m, motif serta desain bervariasi  sehingga syarat yang tidak terpenuhi yaitu tulisan jelas dan dapat dibaca 1-2m sedangkan pada poster tersebut tulisan yang berada di bawah langkah cuci tangan terlalu kecil sehingga sulit untuk dibaca dalam jarak 1-2m,selain itu motif dan desain pada poster ini kurang bervariasi dan monoton hanya nampak warna biru saja sehingga kurang menarik dan desain lingkaran yang ada di bagian atas berwarna putih sama dengan tulisannya sehingga tulisan nampak tidak terlihat karena kurang kontras dengan desain tersebut. Perinsip desain poster yaitu balancing,blancing adalah perinsip dalam mengatur penataan letak suatu objek pada poster, alur baca/ movement,alur baca yang diatur secara sistematis oleh desainer untuk mengarahkan mata pembaca dalam menelusuri informasi dari satubagian ke bagian lain, penekanan/ emphasis ,penekanan bisa dicapai dengan membuat judul tau ilustrasi dari elemen desain lain berdasarkan prioritas; kesatuan/ unity, kesan/ specific appeal, beberapa bagian dalam poster harus digabung atau dipisah sedemikian rupa menjadi kelompok kelompok informasi. Pada poster ini perinsip desain poster balancing,alur baca,penekanan,kesan spesifik appeal dan kesatuan sudah diterapkan. Ditinjau dari jenisnya poster pada poster cuci tangan yang kami analisis termasuk dalam jenis poster pendidikan karena berisikan tentang cara untuk mencuci tangan yang baik.

Untuk bahasan pengambilan foto tujuh langkah cuci tangan pengambilan objek foto dengan tenknik eye level. Eye level ialah pengambilan gambar  dengan sudut pandang sejajar dengan mata objek, kesan yang didaptkan memperlihatkan pandangan mata seseorang yang berdiri (searah yang memotret). Salah satu alasan fotografer menggunakan teknik eye level ini di karenakan obyek yang di foto terlalu kecil untuk di foto dengan teknik lain gambar serta tulisan kurang jelas bila menggunakan teknik lain dan juga objek sejajar dengan pemotret jadi teknik eye level ini sudah sangat tepat agar obyek bisa dilihat dan dibaca dengan jelas.

Berbeda lagi dengan nirmana merupakan satu pengolahan rasa dengan cara menyusun penyerdehanaan bentuk (form) seperti titik, garis, ruang, bidang dan ruang serta unsur rupa yang lain seperti tekstur dan warna. Pengolahan rasa ini diharapkan bisa memunculkan satu karya seni yang memiliki nilai keindahan atau estetis sehingga dapat menarik perhatian untuk dilihat dan dibaca. Di dalam penyusunan ini terdapat unsur-unsur nirmana yang terkandung antara lain titik, garis, bentu, warna dan tekstur. Media promosi 7 langkah cuci tangan yang di kaji ini terdapat unsur nirmana di dalamnya yaitu berupa bentuk persegi dan juga lingkaran. Bentuk lingkaran yang terdapat dalam media tersebut diletakkan di belakang judul tulisan 7 langkah higiene tangan. Lalu terdapat unsur warna yaitu warna biru polos sebagai warna background dari media ini. Bentuk lingkaran berwarna putih / motif desain menimbulkan efek kontras pada tulisan kalimat “7 Langkah Higiene Tangan” sehingga mempersulit pembaca dalam disaat melihat tulisan tersebut. Untuk pembuatan nirmana terdapat prinsip-prinsip yang diterapkan didalamnya yaitu antara lain kesatuan (Unity), keseimbangan (Balance), proporsi (Proportion), irama (Rhythm), Dominasi (Domination), kejelasan (Clarity), kesederhanaan (Simplicity), emphasis (Point of Interest). Dari nirmana yang terdapat pada media 7 langkah higine tangan ini terdapat beberapa prinsip yang tidak muncul di media tersebut antara lain kesatuan bentuk lingkaran terhadap bidang dari media tersebut. Terkesan tidak dapat dibaca. Kemudian, dominasi warna biru yang terdapat pada media membuat kesan yang monoton dan terkesan kurang menarik.

Di dalam dunia grafis, tipografi dapat diartikan sebagai suatu proses seni untuk menyusun bahan publikasi mengunakan huruf. Tipografi bertujuan memperindah konten tulisan, dengan pemilihan tipografi yang tepat mampu menigkatkan gambaran konten di dalamnya. Selain itu jenis huruf itu sendiri memiliki jiwa dan  karakternya sendiri. Sedangkan syarat yang harus dipenuhi sebuah poster adalah jelas dan dapat dibaca oleh pengamat (readibility), dan terbaca (legibility), harus mudah dibaca dari jarak tertentu (visibility), dapat mengkomunikasikan informasi produk dengan jelas (clarity). Berdasarkan syarat pembuatan poster, dapat diketahui bahwa poster ini masih memiliki kekurangan, seperti kurang jelasnya tulisan dan terlalu kecil untuk dibaca (tidak memenuhi unsur legibility), dengan kurang jelasnya pengamat untuk membaca tulisan akan mengurangi proses pesan yang akan masuk (tidak memenuhi unsur clarity). Meskipun untuk unsur visibility atau pengelihatan, masih bisa dilihat namun pada jarak yang dekat. Begitu pula dengan unsur readibility yang penggabungan katanya masih bisa dikatakan mempermudah pembaca untuk membacanya. Jika dilihat lebih dekat, poster ini menggunakan huruf sans serif, untuk pemilihan hurufnya sendiri masih dikatakan benar karena huruf seperti san serif dapat digunakan untuk memperjelas dan mempermudah pembaca untuk memfokuskan pandangaannya pada inti informasi yang diberikan. Selain itu efek atau makna yang ditimbulkan adalah fungsional, modern, dan kontemporer yang sesuai dengan kebutuhan pembaca.

Kapan?  

Tiba saatnya ketika,  saya sebagai manusia hanya bisa menunggu, berdo’a dan berusaha.  Tetapi,  awal mulanya saya tidak tau sebagaimana mestinya keadaan itu ada

Sehingga saya sendiri tidak tau kapan untuk memulainya.  Biarpun saya tau bagaimana caranya,  tetapi lain halnya akan terjadi apabila bukan saya yang meminta duluan

Saya tidak mau jika, nantinya kegagalan yang memulai semuanya atau pada akhirnya nanti saya gagal dalam hal membuat seseorang merasa nyaman

Saya pasrahkan saja “kapan”  itu pada yang kuasa.  Karena semuanya indah pada waktunya

Hei kamu?

Tadi siang ketika hujan turun, dan disebuah ruangan dengannya aku bersama. Aku tidak bersama dengannya berdua melainkan dengan keramaian suasana yang menyenangkan karena bersama-sama dengan teman lainnya. Ya, saat itu entah kenapa merasa berbeda saat melihat dari kejauhan, dari sikapnya, dari tingkahnya, dan dari matanya.

Ada tanda yang berbeda dan benar-benar mengisyaratkan sesuatu. Namun, aku tak tau pasti apa itu. tetapi, jauh sebelumnya aku sudah melupakan dia yang sengaja aku mendekat tetapi, kenyataannya Allah tidak mengijinkan aku mendekat. Sehingga akhirnya lebih baik aku menjauh.

Dia sengaja melewati disampingku untuk berjalan melewati sela-sela kursi

Sela-sela kursi itu dekat sekali dengan barisan aku duduk, saat langkah kakinya melewatinya, rasanya berbeda dengan perasaan yang berubah menjadi rasa dilema ketika dulunya sudah hilang.

Aku tidak ingin membuat rasa ini semakin besar kembali, disaat waktu yang tepat ketika semuanya benar atau tidak biar Allah yang mendekatkan bukan aku, atau bukan dia.

Lewat tangan Allah nantinya yang mencoba mendekatkanku dengannya.

Tidak sengaja ketika aku menggambar dan menulis di atas kertas, tanganku tersentuh oleh badannya. “maaf gak sengaja” kami berdua bersamaan meminta maaf.

Rasanya memang berbeda.. Tetapi, ini hanya cerita saja buka akhir atau awal dari segalanya. Tapi, yang tidak bisa aku hindari adalah ketika Allah mengirimkan beberapa tanda dimana manusia secara naluri dan hati tidak bisa menolaknya karena berbagai alasan..

Ya semoga menjadi cerita yang baik, walaupun nantinya sedikit kisahku diatas tidak menggambarkan beberapa kejadian yang seharusnya dia dan aku bersatu.

Bismillah saja, berusaha menjadi muslimah yang baik dan berusaha memperbaiki diri ini didepan Allah SWT

-27 Juni 2016-

Sekedar Bercerita

Suatu saat nanti jika, dia mampu meninggalkanmu karena sebuah ketidakjelasan suatu hubungan. Maka, sebaiknya tak perlu juga berharap untuk menunggu dia karena waktu.

Lain alasan ketika jodoh yang memang belum ditetapkan masih bersama dia. Tidak akan mampu menjadi satu alasan yang penting untuk tetap bersamanya dan menunggu

Saat ini, tidak ada alasan lain untuk bertahan demi masa depan selain masa depan yang di bangun dengan hasil kerja keras karena tersita banyak waktu

Apabila suatu nanti Allah memberikan hasil yang seimbang dengan hasil usaha yang sudah diperoleh, saat itu juga semampunya menampaki langkah demi langkah yang akan terjadi masa depan dengan nyata

Tinggalkan saja apa yang tidak nyata dalam hidup ini tanpa adanya suat kepastian dalam hidupmu sendiri

Tak ada salahnya jika kamu mampu berusaha semaksimal mungkin atas apa yang harusnya menjadi tanggungjawabmu

Langkahkan kakimu kedepan sehingga kamu bisa melewati berbagai batu, yang terjal dan akan membawamu kedalam jalan yang polos dan tanpa ada batu sekalipun yang akan menghambatmu.

Cerita ini hanya sebuah cerita karangan biasa yang sebagian ceritanya telah terlewati dan belum terlewati

-25 JUNI 2016-

Bertahan atau meninggalkan

Sekian lama, ketika hati ini mulai meragu untuk meninggalkan atau bertahan, nyatanya sangat sulit untuk dirasakan. Namun, bagaimanakah nantinya akan bertanya? kemanakah dia pergi. Sang fajar yang selalu menyinari pagi harimu . Dan sang bulan yang menemanimu dalam gelapnya hati ini. Mungkin curahan hati seseorang tidak dapat diungkapkan dengan kata. selalu dapat diungkapkan dengan Do’a. Hanya do’a pada Allah SWT yang dapat menunjukkan jalanku ini untuk memilih bertahan atau meninggalkan dengan perasaan yang tidak ada artinya ini. Mampukah dia yang berusaha menjadi wanita muslimah itu mempertanggungjawabkan sebuah kegelisahan hatinya saat memilih untuk meninggalkan? Berikan dia sebuah alasan untuk tetap bertahan atau meninggalkan saja jika tidak ada manfaat yang terkandung didalamnya.

-17 JUNI 2016-